Rabu, 09 Desember 2015

Struktur Dasar Algoritma

Algoritma berisi langkah - langkah penyelesaian suatu masalah. Langkah - langkah tersebut dapat berupa runtutan aksi (sequence), pemilihan aksi (selection), pengulangan aksi (iteration) atau kombinasi dari ketiganya. Jadi struktur dasar pembangunan algoritma ada 3 yaitu:

Struktur Runtutan / Beruntun
Digunakan untuk program yang pernyataannya sequential atau urutan. Struktur beruntun terdiri satu atau lebih instruksi. Tiap instruksi dikerjakan secara berurutan sesuai dengan penulisannya, yaitu sebuah instruksi dieksekusi setelah instruksi sebelumnya selesai dieksekusi. Urutan Instruksi menentukan keadaan akhir dari algoritma. Bila urutannya diubah, maka hasil akhirnya mungkin juga berubah.
Menurut Goldshlager dan Lister (1988) struktur berurutan mengikuti ketentuan sebagai berikut :
  • Tiap instruksi dikerjakan satu per satu
  • Tiap instruksi dilaksanakan tepat sekali, tidak ada yang diulang
  • Urutan instruksi yang dilaksanakan pemproses sama dengan urutan aksi sebagaimana yang tertulis di dalam algoritmanya.
  • Akhir dari instruksi merupakan akhir algoritma
Struktur Pemilihan / Percabangan
Digunakan untuk program yang mengguknakan pemilihan atau penyeleksian kondisi. Pada struktur percabangan, program akan berpindah urutan pelaksanaan jika suatu kondisi yang disyaratkan dipenuhi. Pada proses seperti ini simbol flowchart Decision harus digunakan. Simbol decision akan berisi pernyataan yang akan diuji kebenarannya. Nilai hasil pengujian akan menentukan cabang mana yang akan ditempuh.

Struktur Perulangan
Digunakan untuk program yang pernyataannya akan dieksekusi berulang - ulang. Struktur pengulangan terdiri dari 2 bagian, yaitu :
  • Kondisi Pengulangan
Kondisi pengulangan yaitu syarat yang harus dipenuhi untuk melaksanakan pengulangan. Syarat ini biasanya dinyatakan dalam ekspresi Boolean yang harus diuji apakah bernilai benar (true) atau salah (false).
  • Badan Pengulangan (Loop Body)
Badan pengulangan yaitu satu atau lebih instruksi yang akan diulang. Pada struktur pengulangan, biasanya juga disertai bagian inisialisasi dan bagian terminasi.
Inisialisasi adalah instruksi yang dilakukan sebelum pengulangan dilakukan pertama kali. Bagian ini umumnya digunakan untuk memberi nilai awal sebuah variabel.
Terminasi adalah instruksi yang dilakukan setelah pengulangan selesai dilaksanakan. Ada beberapa syarat bentuk pengulangan yang dapat digunakan, masing - masing dengan syarat dan karakteristik sendiri.
Pemilihan bentuk pengulangan untuk masalah tertentu dapat mempengaruhi kebenaran algoritma. Pemilihan untuk pengulangan yang tepat bergantung pada masalah yang akan diprogram. Struktur pengulangan bisa menggunakan For atau While. (Akan dibahas selanjutnya)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar